OLEH ARYS ADITYA |
Diakui atau tidak, produksi,
tata-niaga, dan budaya-minum kopi, adalah warisan kolonial Belanda. Meskipun
setelah mereka pergi, masyarakat Indonesia memodifikasinya sedemikian rupa,
mencari solusi-solusi yang tepat untuk permasalahan yang muncul, lantas
menyerap dengan konteks sosial masing-masing.
Belanda, secara geopolitik dan
kultural, telah menjadi ‘pemain’ dalam percaturan politik dunia. Bahkan, jauh
sebelum ‘Indonesia’ terpikirkan. Pun, Belanda juga terlibat dalam Perang yang
terjadi di nyaris seluruh permukaan bumi.




